Jadwal Sholat
My Time
Blog Archive

Kamis, 11 Februari 2016
MAPK, berjuta mimpi merangkak hadir memenuhi relung santrinya. Banyak,
ada yang akhirnya menjadi seniman,
polisi, ambassador, pegawai pajak dan tak terhitung jumlahnya
yang telah menjadi pengusaha dan pengajar. Jikalau ditanya,
jawabannya hampir sama ; saya tak pernah menyangka akan jadi seperti ini.
Sederhana. Namun jika ditanya tentang mimpi,
tak terhitung jumlahnya.
Mayoritas siswa,
jika ditanya tentang mimpinya sering sekali bingung untuk menjawab. Entah karena terlalu banyak,
bingung, atau tak pernah sekalipun terpikirkan.Wajar,
karena sebagai remaja pasti sibuk menikmati masa muda. Hangout,
games, sampai up-date semua tentang idola. Manusiawi.
Tapi pilihan selalu menghampiri,
kapanpun dan dimanapun sekelebat pemikiran itu bias hadir,
‘nanti menjadi apa ya?’
atau ‘aku nanti bakal jadi apa?’.Ya,
life is choice. Pilihan-pilihan di masa muda akan sangat berpengaruh kedepannya.
Semua orang melakukan segala hal karena memilih untuk melakukannya atau
paling tidak terpaksa memilih untuk melakukannya.
Seorang pengusaha pasti pernah memilih mencoba berbisnis saat muda. Seorang penulis ternama telah terbiasa menulis sejak
lama. Pilihan-pilihan kecil
yang akan membawa kepada keputusan besar
di masa depan, sederhana? Mungkin iya. Namun,
Paradoks pembodohan merajalela.
Di sekolah-sekolah umum, saat masih
di taman kanak-kanak,
guru selalu berkata agar bermimpi setinggi-tingginya namun beranjak remaja mereka akan berkata
“jangan mimpi! Orang
kayak kamu gak bakal berhasil!”. Ini jelas pembodohan bagi penerus bangsa.
Memang, ketika dihadapkan pada realita,
mental kebanyakan manusia cenderung ciut dan mengurangi ekspektasinya.
“jangan mimpi ketinggian,
ntar kalo jatuh, sakit”.
Begitulah keadaan masyarakat dewasa ini. Miris memang,
padahal pola piker para remaja akan menentukan masa depan suatu bangsa.
Bagaimanapun untuk mencapai hasil perlu
proses panjang dan tidak instan.
So, wajar bila dalam meraih impian menemui banyak rintangan. Tidak sederhana.
Eh, jangan pesimis kawan karena
Al-Quran telah memberikan tips
meraih impian sejak ribuan tahun silam:
فاءن مع العسريسرا(5) ان مع العسريسرا(6) فاءذافرغت فانصب(7) والى ربك
فارغب (8)
Artinya : “ Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai
(dari sesuatu urusan),
tetaplah bekerja keras
(untuk urusan yang
lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”
– QS. Asy-syarh : 5-8
Jangan pernah takut bermimpi,
karena seperti bunyi pepatah
Arab Man Jadda Wajada. Siapa
yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Walau terkadang lelah,
jangan patah semangat. Tentukan masa depanmu dan berjuang keras. Insya Allah Tuhan akan membuka jalan.
Wallahua’lam bishawab.
By :Nafisah Z.
Label:
Karya Tulis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar